
Galeri Indonesia WOW! menyelenggarakan kembali ‘Smesco Marketeers Creativity Day’ bertema ‘Indepreneur Rising’, di gedung Smesco RumahKU, Jakarta, Minggu lalu (28/8).
Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran KUKM (LLP KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM, Ahmad Zabadi, mengatakan, tema ini diangkat untuk mendorong para start up atau wirausaha pemula untuk menginspirasi para generasi muda agar termotivasi menjadi enterpreuneur.
“Tema ini sebagai upaya memberikan semangat kepada mereka untuk menjadi wirausaha, dengan memfasilitasi mereka dengan mitra potensial,” kata Ahmad Zabadi di sela kegiatan, yang juga dihadiri Duta Smesco: Cintya Lamusu dan Miing ‘Bagito’, untuk menyebarkan virus-virus enterpreneur.
Ahmad Zabadi menjelaskan ‘rising start up’ bisa dimaknai bahwa Smesco menginspirasi para start up sekaligus tempat aktualisasi para enterpreneur pemula dan pelaku UKM lainnya.
Dan, lebih penting lagi bagaimana mengubah mindset masyarakat, khususnya generasi muda bahwa entrepreneur itu harus menjadi pilihan profesi. Bahwa inilah jalan yang mereka bisa tempuh untuk mencapai kesejahteraan dan kemandirian dalam kehidupan,” tambahnya.
Ahmad Zabadi melanjutkan, generasi muda harus memahami entrepreneurship sebagai bidang profesi. Karenanya, kita perlu juga merombak pemikiran dengan menerapkan pendekatan seperti layaknya profesi.
“Entrepreneur sebagai pilihan profesi harus didorong jadi pilihan bagi anak-anak terdidik agar wirausaha yang dijalankan berbasis kuat mengingat perkembangan enterpreneur juga berkaitan erat dengan produktivitas. Entrepreneur juga berkaitan erat dengan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kemajuan yang begitu cepat, terutama kemajuan teknologi informasi, seiring dengan trennya media sosial yang juga terus menunjukkan tren positif,” papar Ahmad Zabadi.
Menurut Ahmad Zabadi, ditekankannya entrepreneur sebagai pilihan profesi karena juga didukung oleh cukup tingginya apresiasi perguruan tinggi terhadap Smesco sebagai laboratorium kewirausahaan. Terlebih sudah ada 23 perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Smesco untuk ‘berkuliah’ di sini.
“Jadi kita mendorong start up dari kalangan mahasiswa. Kuliah di sini untuk menginspirasi mereka bahwa produk-produk UKM yang didisplay di sini bukan sekedar produk lokal yang hanya ada di Smesco, tetapi juga sudah merambah ke mancanegara. Itu artinya, produk UKM kita tak kalah bagus dengan produk-produk global,” ujarnya.
Smesco sendiri, kata Ahmad Zabadi, akan terus menstimulasi tumbuhnya entrepreneur melalui berbagai cara terutama dengan mengawinkan local wisdom dengan kemajuan teknologi. Smesco akan menjembatani para UKM atau start up masuk ke sektor-sektor perdagangan modern, mengingat masyarakat kini juga sudah semakin aware dengan Smesco dan dikenal sebagai rumahnya UKM.
“Yang harus ditekankan, Smesco itu bukan kompetitor UKM, melainkan mitra. Sebagai mitra tentunya bersama-sama saling mendorong ke arah kemajuan yang lebih positif,” tandasnya.

