https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in ,

Momentum Hari Bumi Sedunia 2025, PT KAI Dukung Keberlanjutan Lingkungan Lewat Inovasi Ramah Lingkungan

Hari Bumi Sedunia 2025: PT KAI Dukung Keberlanjutan Lingkungan Lewat Inovasi Ramah Lingkungan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendorong penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) di sektor transportasi sebagai langkah konkret menjaga kelestarian lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April.

Memperingati Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada tanggal (22/4/2025), PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menghadirkan berbagai inovasi berbasis ramah lingkungan pada layanan dan fasilitas di sejumlah stasiun.

“Sebagai perusahaan transportasi publik, kami memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas yang lebih hijau dan berkelanjutan. Inisiatif yang kami lakukan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang KAI terhadap pelestarian lingkungan,” kata Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo (22/4/2025).

Kuswardojo mengatakan, KAI Daop 2 Bandung memperkuat inisiatif keberlanjutan lingkungan dengan menghadirkan fasilitas dan pelayanan pelanggan yang ramah lingkungan, seperti boarding dengan face recognition, fasilitas drinking water station, penggunaan energi listrik dari panel surya untuk operasional administrasi perkantoran, dan desain bangunan KAI yang mendukung green house.

Fasilitas face recognition untuk boarding tanpa kertas yang dapat membuat proses check-in lebih cepat dan efisien. Fasilitas ini sudah tersedia di Stasiun Bandung dan Kiaracondong.

Inovasi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mengurangi penggunaan kertas boarding pass sebagai bagian dari digitalisasi layanan yang ramah lingkungan.

Drinking water station di Stasiun bertujuan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, KAI menyediakan fasilitas drinking water station di Stasiun Bandung dan Kiaracondong yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang membawa tumbler.

Fasilitas ini merupakan bentuk nyata upaya perusahaan dalam mendukung pengurangan sampah plastik di area stasiun.

Panel Surya untuk Operasional Pekerjaan Harian

Sejumlah bangunan di wilayah Daop 2 Bandung telah memanfaatkan energi terbarukan dengan memasang panel surya untuk mendukung operasional pekerjaan administrasi sehari-hari.

Penggunaan energi matahari ini membantu menurunkan emisi karbon sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.

Beberapa bangunan kantor dan stasiun yang sudah terpasang panel surya yakni di Stasiun Banjar, Griya Karya Banjar, Stasiun Garut, Stasiun Bandung, Kantor Daop 2 Bandung, Stasiun Cimahi, Stasiun Padalarang, dan Skybridge Stasiun Bandung.

Sedangkan Desain Bangunan Bernuansa Green House. Bangunan gedung baru milik KAI dibangun dengan pendekatan green architecture, yang memaksimalkan pencahayaan alami dan ventilasi udara guna mengurangi konsumsi energi. Desain ini juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Kuswardojo mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan melalui aksi sederhana namun berdampak besar, seperti membawa tumbler saat bepergian, menjadikan transportasi kereta api sebagai pilihan utama ramah lingkungan yang meminimalkan jejak karbon, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Melalui berbagai langkah nyata ini, kami ingin menjadi bagian dari solusi terhadap tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. KAI Daop 2 berkomitmen untuk terus mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam pengembangan layanan dan infrastruktur,” pungkas Kuswardojo.

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Fine art tidak hanya direpresentasikan dalam karya lukisan, patung, atau instalasi seni lainnya. Batik pun bisa masuk kategori fine art.

Batik Sebagai Fine Art

Motif batik pamiluto kini terbilang langka. Tidak banyak perajin yang membuatnya. Motif ini lawasan, punya kandungan doa sang pembuatnya.

Batik Pamiluto, Motif Lawasan Sarat Kandungan Doa dan Cinta