
Kolonel Laut drg. Nora Lelyana, MHKes
Motif khas batik Papua diambil dari ikon khas Papua, yakni Burung Cendrawasih, alat musik tifa, gecko, hingga ukiran kayu. Unsur sejarah dan arkeologi Papua menjadi kekuatan dari motif-motifnya untuk dijadikan pendekatan kultural masyarakat setempat maupun masyarakat luar yang mengenal ikon-ikon tersebut. Warna batik Papua mirip dengan batik pesisiran di Pulau Jawa, dengan bahan kain katun maupun semi sutra. Keberadaan batik Papua bukan asli tradisi setempat, tetapi menunjukkan akulturasi budaya tersebut diterima dengan baik oleh masyarakatnya. Juga sebagai bentuk wujud upaya pelestarian dan pengembangan batik Papua oleh masyarakatnya. Kolonel Laut drg. Nora Lelyana, MHKes mengapresiasikannya menjadi busana batik kebanggaannya.
Sumber: Majalah BATIK On Fashion

