Maya Ratih merilis tenun songket dengan kemasan evening wear. Kain tersebut dipadukan dengan material seperti jacquard, velvet, taffeta dan linen untuk menghasilkan gaun bersiluet struktural. Diawali dengan terusan off-shoulder yang menawan, kemudian gaun berpeplum menutup presentasi busana yang juga terdiri dari 24 looks itu.
Tampilan yang glamor menjadi hasil akhirnya. Maya Ratih menyebut hal tersebut terwujud karena spirit pemberdayaan perempuan yang memberinya kepuasan tak tergantikan lewat karyanya. Ia bilang hal itu sebagai cara untuk menampilkan kekayaan warisan lokal, sekaligus memberdayakan para perempuan yang bekerja di balik produksi kain tersebut.
Besutan Maya Ratih tersebut atas tugas dari PT. Pupuk Indonesia yang ingin mengangkat perajin tenun songket.























Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di:

