
Kacamata ini mengurangi sinar biru yang dikeluarkan gadget Anda dan diserap mata?
Lampu strobo berwarna biru yang dinyalakan oleh mobil patroli contohnya, memiliki efek cahaya yang menyebar dan menyilaukan mata. Dan sinar biru tersebut juga terdapat pada gadget tanpa disadari. Meski sinar biru pada gadget bergelombang pendek, tetapi tetap memiliki dampak bagi mata yang diterpanya. Gejalanya bisa berbentuk kelelahan dan ketegangan pada mata. Gejala ini disebut juga sebagai stress mata digital.
Sinar biru bergelombang pendek memiliki intesitas antara 400 nm hingga 500 nm, dan jika paparan tersebut diserap secara berlebihan oleh mata, maka akan menghasilkan dampak tersebut. Untuk menguranginya, dibutuhkan peredam cahaya tersebut. Managing Director Polycore Indonesia Budhi Santoso menjelaskan produknya dirancang khusus untuk menahan sebagian sinar biru gelombang pendek yang kurang berguna bagi ketajaman penglihatan. Sinar biru malah cenderung menyebar sehingga menimbulkan silau dan mengurangi kontras.
“Dengan anak remaja dan usia sekolah dasar menggunakan Kids Digital Lenses, mereka akan terhindar dari gejala stres mata digital yang disebabkan sinar biru. Sinar biru yang ditahan adalah sinar biru gelombang pendek yang kurang bermanfaat untuk ketajaman penglihatan dan bahkan cenderung menyebar sehingga silau serta mengurangi kontras. Selain terhindar dari stress mata, juga bakal memperbaiki kontras dan tajam penglihatan sambil tetap mempertahankan kualitas persepsi warna,” terangnya di Peluncuran Energeyes Kids Digital Lenses, (30/10/2015) di Murai Room Jakarta Convention Centre, Jakarta Pusat.
Budhi menambahkan lensa kacamata Energeyes kids dirancang dengan perlakuan khusus yang berfungsi menahan sebagian sinar biru untuk mengurangi gejala Stres Mata Digital. Produk energeyes bisa didapat di blibli.com.
Batiklopedia.com

