https://tk.tokopedia.com/ZShCCaaWK/
in

Wakil Bupati Kebumen Perkenalkan Motif Khas Kebumen

Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz didampingi Kepala Dinasa Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah Prasetyo Wibowo beserta Sekda Kebumen Adi Pandoyo mempromosikan busana batik dengan motif khas Kebumen. “Baju saya ini juga motif batik khas Kebumen, harganya tidak mahal. Silakan para tamu menghabiskan uang belanja di sini saja,” tukas wakil bupati.

Ia kemudian menjelaskan kisaran harga batik tulis Kebumen yang kelas sedang per lembarnya diharga Rp 200 ribu – Rp 300 ribu. Untuk kualitas di atasnya, harga batik tulis Kebumen harganya bisa mencapai Rp 2 juta. Ia pun berujar dengan harga batik seharga Rp 600 ribu pun, sudah cukup bagus.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kebumen Hery Setyanto turut menjelaskan batik tulis Kebumen merupakan salah-satu produk unggulan dan makin melengkapi potensi wisata daerah Kebumen Utara. Sentra batik tulis Kebumen terdapat di Dusun Tanuraksan, Dusun Watubarut Desa Gemeksekti, Desa Kembangsari Kecamatan Alian, dan Desa Jemur Pejagoan. Menurutnya, batik tulis Kebumen sudah hidup sejak abad 19.

Tahun 1960-an adalah masa keemasan batik tulis Kebumen yang berkembang produksinya di berbagai desa. Motif khas batik tulis Kebumen antara lain motif Merakan atau motif burung merak lengkap dari ekor hingga kepala. Juga ada motif pelataran bergambar bunga-bungaan di pekarangan atau pelataran rumah. Dan motif jagadan atau sekar jagad yakni gabungan dari berbagai motif benda alam semesta.

Ketiga orang tersebut mengenakan batik tulis motif khas Kebumen dalam rangka pembukaan Jawa Tengah Travel Mart (JJTM) 2016 yang digelar di Pendapa Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin kemarin (25/4). Dengan event tersebut, diharapkan batik tulis Kebumen dapat terangkat kembali popularitasnya.
Sumber: http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/wakil-bupati-promosikan-batik-kebumen/

Written by Batiklopedia

Batiklopedia.com merupakan portal berita spesialis yang mengangkat isu seputaran dunia batik, kriya, dan wastra Nusantara. Tujuan awal pembuatannya adalah untuk mendokumentasikan pelbagai hal berkaitan dengan upaya pelestarian dan pengembangan batik Indonesia.

Festival Batik Bordir dan Tenun Nusantara

Festival Batik Bordir dan Tenun Nusantara Kembali Digelar

wisudawan UKWMS

Mencari Makan Gratis, Wisudawan UKWMS Ini Malah Mendapat Predikat Aktif Berprestasi