Minat belajar batik pun datang dari mahasiswa Brunei Darrusalam.

Universitas Brunei Darussalam (UBD) bekerjasama dengan Universitas Pekalongan (UNIKAL) Indonesia melakukan pertukaran kegiatan belajar mahasiswa. Kegiatan ini bagian dari Community Outreach Programme (COP) di tahun akademik 2015/2016, dan merupakan pertamakalinya dilakukan kedua perguruan tinggi tersebut. Keseluruhan program kegiatan dibuat dan diatur oleh pihak UNIKAL.
UBD mengirim 12 mahasiswa dari Fakultas Arts and Social Science dan School of Business & Economics. Sementara UNIKAL mengirim empat mahasiswa dari Fakultas Eokonomi, Fakultas Bahasa dan Fakultas Kesehatan. Kedua perguruan tinggi tersebut saling bertukar program kuliah kerja nyata masing-masing selama empat bulan lamanya, mulai dari Desember 2015 hingga April 2016..

UNIKAL memiliki prodi batik yang telah berjalan selama lima tahun. Mahasiswa asal UBD diwajibkan turut dalam sebulan program KKN dan tiga bulan selanjutnya mengikuti program khas lainnya. Dari keempat bulan yang harus diselesaikan, satu bulannya para mahasiswa asal UBD yang terbagi dua kelompok harus mengikuti program membatik. Satu kelompok dimagangkan di workshop batik Sapuan dan kelompok lainnya di workshop batik Dudung.
Dalam sebulan magang, dua kelompok mahasiswa UBD masing-masing harus menyelesaikan dua kain selendang ukuran 2 x 0,55 meter. Kedua hasil kain batik tersebut dialokasikan satunya untuk UNIKAL dan satunya untuk dibawa pulang sebagai hasil kerja magang membatik ke Brunei Darussalam. Pada akhir magang, dua kelompok tersebut harus mampu mempresentasikan hasil karya batiknya sekaligus karyanya tersebut dipamerkan di Museum Batik Pekalongan atau Galeri Batik UNIKAL.

