Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Dharma Wanita Persatuan BRIN berkolaborasi dengan Alleira Batik menggelar pagelaran bertajuk “Batik Naturally Cultural: When Culture Meets Nature Pursued by Research and Innovation” di The Warehouse, Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (3/10). Koleksi batik yang ditampilkan terinspirasi dari kekayaan flora di Kebun Raya yang dikelola BRIN, menggambarkan harmoni antara alam, riset, dan seni. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris Utama BRIN, Nur Tri Aries Suestiningtyas, disebutkan bahwa BRIN tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan keras (hard science), tetapi juga menempatkan ilmu sosial dan budaya (soft science) sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan.












Pagelaran ini menjadi bukti konkret sinergi lintas sektor antara lembaga riset, industri kreatif, dan pengelola kebun raya nasional. Melalui kemitraan strategis ini, BRIN menunjukkan bagaimana riset dan inovasi dapat langsung memberi nilai tambah bagi masyarakat, terutama dalam industri berbasis budaya dan kearifan lokal. Kolaborasi ini memperkuat peran riset sebagai penghubung antara pelestarian alam dan ekonomi kreatif.
Foto: Dandy Hendrata

