KBRN, Jakarta — Komunitas seni dan budaya Kagama Karawitan kembali membawa harum nama Indonesia di kancah internasional lewat penampilan memukau mereka di Paviliun Indonesia, Osaka Expo 2025, Jepang. Ajang dunia yang berlangsung dari 13 April hingga 13 Oktober 2025 ini menjadi panggung penting bagi Kagama Karawitan untuk memperkenalkan kekayaan musik gamelan tradisional Jawa kepada masyarakat global.

Dengan mengusung tema “Harmoni yang Berkembang: Alam, Budaya, dan Masa Depan,” Kagama Karawitan menampilkan karya-karya maestro Indonesia seperti Gesang dengan Bengawan Solo, Ibu Sud dengan Tanah Air, serta komposisi legendaris Ki Narto Sabdo seperti Wira Wiri, Mari Kangen, Ngundha Layangan, Ojo Dipleroki, dan Praon.
Ketua Kagama Karawitan, Swasti Atika, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen untuk memperkenalkan budaya musik tradisional Indonesia di forum global. “Kami ingin dunia mengenal gamelan dan musik Jawa lebih dekat. Kami juga menghadirkan elemen interaktif dengan membagikan bendera Indonesia dan selendang tie-dye kepada pengunjung yang ikut menari dan bernyanyi bersama,” ujarnya.
Pertunjukan tersebut tidak hanya menampilkan keindahan musik, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual dan naratif yang kuat, mengajak penonton memahami cerita di balik setiap komposisi, serta menyaksikan harmoni antara tradisi dan modernitas.
Kehadiran Kagama Karawitan di Osaka Expo memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan warisan budaya yang kaya, sekaligus destinasi yang menarik untuk pariwisata dan investasi global.

