Solo Batik Carnival (SBC) kembali digelar tahun ini. Ribuan warga Kota Solo Jawa Tengah turut menyemarakkan perhelatan tahunan yang tahun ini memasuki ke-9 kalinya. Bertema Mustika Jawa Dwipa, SBC 2016 diikuti 325 peserta yang 250 orang mengenakan kostum batik, 50 orang penari pengiring, dan 25 pasukan jaga tirta.
Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan SBC diharapkan dapat mencetak desainer-desainer muda berbakat khususny yang berasal dari Kota Surakarta. Hal tersebut disampaikan pada pencanangan kris yang diserahkan Ketua Yayasan Solo Batik Carnival Susanto kepada walikota Solo. “Ini yang harus disampaikan secara luar, mereka bisa membuat desain yang bisa dibanggakan, dinikmati tidak hanya untuk masyarakat lokal atau Indonesia bahkan harus sampai ke luar negeri,” tegasnya.
Dalam karnaval tersebut, turut diarak Adipura Kirana yang diperoleh Kota Solo pada tahun ini setelah Solo ditetapkan sebagai kota terbersih. Warga yang antusias menyaksikan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi mengabadikan momen tersebut. Solo Batik Carnival ke-9 merupakan satu dari sekian mata acara Kota Solo yang diharapkan mampu mengembangkan setiap potensi yang ada khususnya di kota Surakarta / Solo. Karena itu, Pemerintah Kota Solo didorong agar bisa meningkatkan promosi potensi daerah terutama di sektor pariwisata budaya.

