Ribuan warga memadati Alun-Alun Barat Kota Serang pada Selasa, 17 Maret 2026. Di tengah semarak suasana Ramadan, kehadiran Teuku Riefky Harsya menjadi sorotan utama dalam gelaran Banten Creative Festival Ramadan 2026. Kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif tersebut menjadi simbol kuat dukungan pemerintah pusat terhadap geliat ekonomi kreatif di daerah, khususnya bagi generasi muda Banten.
Didampingi Achmad Dimyati Natakusumah, Menteri Ekraf menyusuri deretan creative booth yang menampilkan beragam produk lokal. Mulai dari fesyen, kuliner, hingga karya musik, semua menunjukkan semangat inovasi yang tumbuh dari anak-anak muda Banten. Ia tampak antusias berbincang langsung dengan para pelaku usaha, bahkan tak ragu mencoba dan membeli produk yang menarik perhatiannya.
Menurut Teuku Riefky, festival ini bukan sekadar ajang pameran, melainkan ruang strategis bagi talenta muda untuk menampilkan karya, membangun kolaborasi, serta memperluas jangkauan pasar. Ia menegaskan bahwa ekonomi kreatif kini menjadi salah satu sektor penting yang mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
BCF Ramadan 2026 juga dinilai sebagai ekosistem produktif yang lahir dari daerah. Antusiasme masyarakat yang tinggi serta kreativitas para pelaku usaha menjadi bukti bahwa sektor ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Salah satu brand yang mencuri perhatian adalah Astron Kiddos, jenama lokal yang mengusung filosofi “anak kecil yang bermimpi”, terinspirasi dari kata “astronot” dan “kiddos”. Kehadirannya mencerminkan meningkatnya minat terhadap produk distro lokal dari Serang.
Bagi para pelaku usaha, festival ini lebih dari sekadar transaksi ekonomi. BCF menjadi ruang interaksi yang membuka peluang jejaring baru, memperkuat dampak sosial, sekaligus memperkenalkan cerita di balik setiap produk kepada publik yang lebih luas. Interaksi langsung dengan konsumen juga memberikan umpan balik penting untuk pengembangan produk ke depan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menilai kehadiran Menteri Ekraf menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pelaku kreatif di daerah. Ia menekankan bahwa ekonomi kreatif erat kaitannya dengan inovasi, dan festival ini menjadi panggung bagi kreativitas anak muda Banten untuk tampil unggul dan mandiri. Selama sembilan tahun penyelenggaraannya, Banten Creative Festival telah berkembang menjadi ajang penting bagi UMKM dan brand lokal. Dengan menghadirkan booth kreatif, kuliner, hiburan musik, serta aktivitas komunitas dalam nuansa Ramadan, festival ini terus memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai jembatan antara karya lokal dan pasar yang lebih luas—bahkan hingga tingkat global.

