Pecinta batik tulis kembali dimanjakan dengan hadirnya beragam koleksi batik asli Nusantara dalam gelaran yang diinisiasi APPBI atau Asosiasi Perajin Pengusaha Batik Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung di Pasar Mustokoweni, Jalan AM Sangaji, Yogyakarta, pada Sabtu, 9 Mei 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.
Event tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju #roadtopuspanuswantara2026 sekaligus menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan batik tulis berkualitas dengan harga yang relatif terjangkau, mulai Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.

Beragam batik tulis dari berbagai daerah di Indonesia akan hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai dari batik Lasem yang terkenal dengan warna merah khasnya, batik Cirebon dengan motif mega mendung, batik Madura yang berani dalam permainan warna, hingga batik dari Lampung, Yogyakarta, Tuban, dan Palembang.
Kehadiran batik-batik dari berbagai daerah itu menjadi daya tarik tersendiri karena masing-masing memiliki karakter, filosofi, dan teknik pengerjaan yang berbeda. Seluruh produk yang ditawarkan juga merupakan #batikasli dan didominasi karya batik tulis yang dibuat langsung oleh para perajin.
APPBI melalui kegiatan ini ingin mendekatkan batik kepada masyarakat sekaligus memperluas apresiasi terhadap karya perajin lokal. Tidak hanya menjadi produk fashion, batik juga dipandang sebagai identitas budaya yang memiliki nilai sejarah dan ekonomi kreatif.
Antusiasme masyarakat diperkirakan cukup tinggi mengingat kegiatan serupa sebelumnya selalu menarik perhatian pecinta batik, kolektor, hingga wisatawan yang sedang berada di Yogyakarta. Selain jumlah koleksi yang terbatas, beberapa motif tertentu juga kerap menjadi incaran pengunjung.
“Jangan sampai ketinggalan, apalagi kehabisan,” demikian ajakan yang disampaikan panitia kepada masyarakat yang sedang atau berada di Yogyakarta untuk datang langsung ke Pasar Mustokoweni pada 9-10 Mei 2026. Melalui kegiatan tersebut, APPBI juga berharap batik tulis Nusantara semakin dikenal generasi muda dan terus berkembang sebagai bagian penting dari industri kreatif Indonesia.
