Tangerang Selatan – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan subsektor kriya melalui penyelenggaraan bootcamp Akselerasi Ekspor Ekonomi Kreatif (ASIK) Kriya Batch 3.
Program ini diikuti oleh 20 jenama kriya terpilih dari berbagai daerah di Indonesia dan dirancang sebagai jembatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing hingga menembus pasar global.
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, mengatakan bahwa peserta Batch 3 memiliki potensi besar untuk menjadi representasi kriya Indonesia di tingkat internasional.
“Kami melihat potensi besar dari para peserta Batch 3 untuk menjadi representasi kriya Indonesia di pasar global,” ujar Yuke, Senin (4/5).
Bootcamp berlangsung selama lima hari, 4 – 8 Mei 2026 di Tangerang Selatan. Peserta berasal dari berbagai wilayah, antara lain Jakarta, Bogor, Tangerang Selatan, Kebumen, Bandung, Cilegon, Sukabumi, Sukoharjo, Sidoarjo, Yogyakarta, Jember, Bali, Lombok Barat, hingga Binjai.
Seluruh peserta telah melalui proses kurasi ketat oleh para praktisi dengan mempertimbangkan kualitas produk, inovasi, orisinalitas desain, serta potensi keberlanjutan usaha yang mampu menarik minat pasar internasional.
ASIK Kriya merupakan program berkelanjutan setelah sukses pada dua batch sebelumnya yang telah diikuti oleh 40 jenama. Program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis, tetapi juga membangun ekosistem bisnis yang komprehensif.
Materi yang diberikan mencakup penguatan identitas jenama, pengembangan produk berbasis kebutuhan pasar, hingga pendampingan untuk memasuki pasar ekspor.
Yuke menegaskan, melalui program ini pelaku usaha diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas.
“Melalui ASIK Kriya, diharapkan pelaku usaha tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi dan sosial, termasuk peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja,” tegasnya. Setelah mengikuti bootcamp, peserta akan mendapatkan pelatihan lanjutan serta kesempatan mengembangkan kolaborasi produk. Mereka juga dipersiapkan untuk berpartisipasi dalam berbagai pameran strategis, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.

