Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa hangat dalam kegiatan “Ramadan Berbagi, Silaturahmi Menguatkan” yang diselenggarakan oleh HIPMI Jakarta Timur di bawah kepemimpinan Dhimas Pringgorodianto, Senin (9/3/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan ini diisi dengan santunan anak yatim, penyerahan wakaf Al-Qur’an, serta buka puasa bersama.
Acara tersebut turut dihadiri Munjirin selaku Wali Kota Jakarta Timur, bersama Alfian Nurrizal dan Nelson Paido Makmur. Sejumlah camat serta tokoh masyarakat juga hadir meramaikan kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut.
Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Timur menjadi wujud dukungan terhadap kegiatan sosial yang memperkuat kepedulian dan solidaritas masyarakat selama bulan Ramadan.
Dalam kegiatan itu, puluhan anak yatim menerima santunan sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, HIPMI Jakarta Timur juga menyerahkan wakaf Al-Qur’an sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan spiritualitas umat di bulan suci.
Dalam sambutannya, Wali Kota Munjirin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Metro Jakarta Timur dan Dandim 0505/Jakarta Timur yang turut mendukung kegiatan santunan, wakaf Al-Qur’an, serta buka puasa bersama anak yatim.
Menurutnya, kegiatan seperti ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi kepemudaan dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat empati, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Munjirin.
Suasana keakraban terasa sepanjang acara, terutama saat para tamu undangan dan masyarakat berkumpul menjelang waktu berbuka puasa. Kebersamaan tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama yang semakin mempererat silaturahmi. Melalui kegiatan ini, HIPMI Jakarta Timur berharap nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga, sehingga Ramadan tidak hanya menjadi momen meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas dan persaudaraan di tengah masyarakat.

